Minggu, 11 Januari 2015

TUGAS UAS TIK



Macam-Macam Manfaat dan Fungsi Vitamin

Vitamin memiliki dua kelompok yaitu Water Soluble Vitamin atau vitamin yang dapat larut dalam air seperti vitamin C dan vitamin B, sedangkan Fat Soluble Vitamin atau vitamin yang dapat larut dalam lemak seperti vitamin A,D,E dan vitamin K, selanjutnya mari kita mengenal lebih jauh lagi mengenai fungsi dan macam macam Manfaat vitamin.

Vitamin A

Vitamin A berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit, dan sangat penting untuk indra penglihatan agar tetap sehat serta menjaga imunitas tubuh atau kekebalan tubuh. Penyebab penyakit yang kekurangan Vitamin A yaitu penyakit Katarak, Rabun Senja, Keratomalacia (Perusakan Kornea), Hyperkeratosis (benjolan putih pada folikel rambut). Sumber makanan yang mengandung vitamin A : Jenis buah-buahan yang memiliki warna Merah dan Kuning seperti ( Wortel, Pepaya,Pisang,Cabe Merah ), Margarine,Susu,Hati dan ginjal serta sayuran yang memiliki warna hijau dan kuning.

Vitamin B1

Vitamin B1 memiliki fungsi yang sangat penting untuk system saraf dan fungsi jantung serat dapat mencegah penyakit beri-beri. Akibat kekurangan vitamin ini bisa mengalami penyakit beri-beri, kulit kering, kulit bersisik, serta dapat mengalami penurunan daya tahan tubuh, nafsu makan menjadi berkurang dan susah untuk buang air besar. Adapun sumber makanan yang mengandung vitamin B1 seperti Kacang hijau, daging, kacang kedelai, susu, tepung, roti, ayam, daging tanpa lemak, ikan dan lain-lain.

Vitamin B2

Memiliki Fungsi yang penting untuk kulit, pertumbuhan jaringan tubuh,  serta dapat mencegah kepekatan mata terhadap cahaya. Sedangkan akibat kekurangan vitamin B2 dapat menimbulkan terjadinya penyakit Ariboflavinosis, dapat menyebabkan kulit kering, mulut kering, bibir pecahpecah, kulit bersisik serta dapat menurunnya daya tahan tubuh. Sedangkan makanan yang mengandung vitamin ini meliputi Susu, sayur hijau yang berdaun, daging tanpa lemak,kacang hijau,pisang dan sebagainya.

Vitamin B3

Mempunyai fungsi sebagai membantu makanan menjadi energy, mencegah penyakit pellagra, membantu system saraf,serta dapat membantu dalam mencegah berkurangnya nafsu makan. Adapun penyakit yang akan timbul ketika kekurangan vitamin ini seperti Penyakit Pellagra, dan akan merasakan badan lemas, otot mudah keram dan kejang serta insomnia mual-mual. Makanan yang mengadung vitamin B3 seperti Roti, daging sapi, ikan ( salmon dan tuna ) sayur-sayuran berdaun, Telur, Brokoli, susu, hati, ragi, asparagus.

Vitamin B5

Berfungsi untuk membantu pemecahan nutrisi makanan ( trutama pada lemak ), memproduksi senyawa asam lemak, neurotransmiter , sterol, hormon tubuh serta dapat menjaga komunikasi system saraf dan otak. Jika kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan penyakit Paresthesia, sulit tidur, kulit kering dan bersisik, dan otot mudah kram, adapun makanan yang mengandung vitamin ini seperti daging , sayur-sayuran,brokoli, dan avocado.

Vitamin B6 

Vitamin B6  memiliki fungsi yang penting untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi, serta sangat penting untuk sel-sel darah merah dan system saraf serta mampu menghasilkan antibody. Penyakit yang timbul dari kekurangan vitamin ini dapat menimbulkan penyakit anemia atau kekurangan darah serta dapat mengakibatkan terjadinya gangguan dalam system saraf. Makanan yang mengandung B6 seperti Kacang-kacangan daging, pisang, dan saur-sayuran.

Vitamin B7

Fungsi vitamin B7 dapat membantu raksi biokimia tubuh seperti transfer karbondioksida dan metabolisme karbohidrat dan lemak. Makanan yang mengandung vitamin ini meliputi Gandum, daging, kacang-kacangan, pisang, kuning telur dan ragi. Penyakit yang akan timbul Karen kekurangan vitamin ini diantaranya depresi, Dermatitis, anemia, Enteritis,  nusea, dan kerontokan rambut.

Vitamin B9

Memiliki fungsi yang dapat mencegah kecacatan pada janin, menurunkan resiko penyakit jantung, serta dapat membantu dalam proses metobolisme protein yang berlangsung dan dapat membangun sel-sel darah merah yang sehat, sangat cocok untuk yang sedang mengandung agar janin terjaga akan kesehatannya. Akibat kekurangan vitamin ini yaitu dapat terjadinya kecacatan pada janin. Sumber makanan yang mengandung vitamin ini seperti , Bayam, hiji bunga matahari, jeruk, telur, hati,dan kacang polong.

Vitamin B12

Memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan system saraf, sangat penting untuk membantu dalam pertumbuhan anak-anak, serta dapat mencegah penyakit anemia. Penyakit yang timbul akibat kekurangan vitamin ini dapat menimbulkan Anemia serta cepat lelah. Makanan yang mengandung vitamin B12 yaitu daging, susu, hati, telur dan ikan.

Vitamin C

Mungkin vitamin ini lebih di kenal dari pada vitamin yang lainnya karena memang vitamin ini banyak terkandung pada minuman yang beredar di masyarakat, vitamin ini memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi serta tulang,mencegah penyakit kudis,dapat meningkatkan daya tahan tubuh, dapat membentuk sel-sel tubuh dan pembuluh darah, serta sebagai antioksidan. Dampak yang akan di rasakan ketika kekurangan vitamin C yaitu Sariawan, lidah pecah-pecah,cepat lelah Karen berkurangnya energy, anemia, dan penyakit kudis. Sumber makanan yang mengandung vitamin C seperti Jeruk, Strawberry, Tomat, arbei, susu, mentega,asparagus dan ikan.


Vitamin D

Fungsi vitamin ini memiliki peranan penting untuk gigi dan tulang, mencegah penyakit rahkitis atau yang disebut pelunakan tulang pada anak-anak, serta dapat membantu tubuh menggunakan kalsium dan phosphor. Jika kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan Rheumatoid arthritis atau radang sendi, diabetes, rahkitis serta Penyakit Osteomalasia atau hilangnya unsur fosfor dan kalsium secara berlebihan. Sedangkan makanan yang mengandung vitamin D seperti Susu, udang, paparan sinar matahari,tiram,kedelai,jamur,hati,telur dan ikan.


Vitamin E

Macam-macam manfaat vitamin selanjutnya adalah vitamin E yang memiliki fungsi penting untuk kelancaran fungsi darah dalam melakukan tugasnya, menjaga kesehatan kulit, mata, darah merah dan hati, sebagai antioksidan alami,melindungi paru-paru dari polusi udara serta dapat mencegah asam lemak yang berlebihan. Akibat kekurangan vitamin ini dapat menimbulkan kemandulan, gangguan saraf dan otot. Makanan yang mengandung jenis vitamin E yaitu Gandum, padi-padian, kuning telur, minyak sayur,lettuce, ragi, dan kuning telur.


Vitamin K

Yang terakhir dalam macam macam vitam yaitu vitamin K yang mempunyai fungsi sebagai membantu metabolisme tubuh serta dapat mencegah penyakit diabetes,  dapat menurunkan resiko terkena penyakit osteoporosis dan dapat menekan proses pendarahan akibat pemakaian senyawa aspirin atau antibiotik yang berlebihan. Makanan yang mengandung jenis vitamin ini Sayuran berdaun hijau, avocado,peterseli atau parsley dan kiwi. Dan penyakit yang timbul akibat kekurangan vitamin K dapat menurunnya kepadatan tulang serta dapat menghambat pembekuan darah.

Memilih sumber makanan yang mengandung vitamin sangat membantu dalam menjaga kesehatan baik untuk saat ini maupun untuk dimasa mendatang, oleh karena itu mengatur pola makan yang sehat sangat di anjurkan oleh dokter manapun, pada dasarnya alam tempat kita berpijak telah menyediakan berbagai sumber makanan yang mengandung vitamin serta memiliki fungsi vitamin yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh kita, hanya saja semuanya di kembalikan lagi kepada diri kita agar pintar-pintar dalam memilih makanan yang sehat.

Banyak tumbuh-tumbuhan yang ada di alam semesta ini yang dapat membantu dalam membantu atau ngobati penyakit yang kita alami seperti pohon sirsak, kita dapat mengambil manfaat daun sirsak untuk mengobati berbagai penyakit seperti untuk mengobati kanker, asam urat, nyeri punggung, diabetes serta yang lainnya, maka tak heran jika di seluruh pelosok dunia menggalakan akan kelestarian alam yang kita huni. Mungkin informasi Macam macam Manfaat dan fungsi  vitamin bagi kesehatan tubuh ini dapat bermanfaat, dan semoga kita semua selalu di berikan kesehatan, karena di dalam jiwa yang sehat terdapat juga pemikiran yang bersih dan sehat, terima kasih semoga sehat selalu melekat pada diri kita semua.
http://www.robi.web.id/2014/03/mcam-macam-dan-fungsi-vitamin.html

Sabtu, 10 Januari 2015

TUGAS UAS TIK

1.         Ketrampilan Bertanya

Pada hakikatnya melalui bertanya kita akan mengetahui dan mendapatkan informasi tentang apa saja yang ingin kita ketahui. Dikaitkan dengan proses pembelajaran maka kegiatan bertanya jawab antara guru dan siswa, atara siswa ini menunjukan adanya ineraksi dikelas yang di dinamis dan multi arah. Kegiatan bertanya akan lebih efektif bila pertanyaan yang diajukan cukup berbobot, mudah dimengerti atau relevan dengan topik yang dibicarakan. Tujuan guru mengajukan pertanyaan anatra lain adalah :
  1. Menimbulkan rasa keingintahuan
  2. Merangsang fungsi berpikir
  3. Mengembangkan keterampilan berpikir
  4. Memfokuskan perhatian siswa
  5. Mendiagnosis kesulitan belajar siswa
  6. Menkomunikasikan harapan yang diinginkan oleh guru dari siswanya
  7. Merangsang terjadinya diskusi dan memperlihatkan perhatian terhadap gagasan dan terapan siswa sebagai subjek didik.
Keterampilan bertanya ini mutlak harus dikuasai oleh guru baik itu guru pemula maupun yang sudah profesional karena dengan mengajukan pertanyaan baik guru maupun siswa akan mendapatkan umpan balik dari materi serta juga dapat menggugah perhatian siswa atau peserta didik.  Komponen-komponen dan prinsip-prinsip dalam ketrampilan bertanya: Bertanya Dasar dan Bertanya Lanjut, Teknik Bertanya, Jenis pertanyaan.

2.         Ketrampilan Memberikan Penguatan

Penguatan adalah respons terhadap suatu perilaku yang dapat meningkatkan kemungkinan berulangnya kembali perilaku itu. Teknik pemberian penguatan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilakukan secara verbal dan nonverbal. Penguatan verbal merupakan penghargaan yang dinyatakan dengan lisan, sedangkan penguatan nonverbal dinyatakan dengan mimik, gerakan tubuh, pemberian sesuatu, dan lain-lainnya. Dalam rangka pengelolaan kelas, dikenal penguatan positif dan penguatan negatif. Penguatan positif bertujuan untuk mempertahankan dan memelihara perilaku positif, sedangkan penguatan negatif merupakan penguatan perilaku dengan cara menghentikan atau menghapus rangsangan yang tidak menyenangkan. Manfaat penguatan bagi siswa untuk meningkatnya perhatian dalam belajar, membangkitkan dan memelihara perilaku, menumbuhkan rasa percaya diri. Komponen dan Prinsip-prinsip Keterampilan Memberi Penguatan Komponen-komponen itu adalah : Penguatan verbal, diungkapkan dengan menggunakan kata-kata pujian, penghargaan, persetujuan dan sebagainya. Dan penguatan non-verbal, terdiri dari penguatan berupa mimik dan gerakan badan, penguatan dengan cara mendekati, penguatan dengan sentuhan (contact), penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan.

3.         Ketrampilan Mengadakan Variasi

Dalam kegiatan pembelajaran, pengertian variasi merujuk pada tindakan dan perbuatan guru, yang disengaja ataupun secara spontan, yang dimaksudkan untuk memacu dan mengikat perhatian siswa selama pelajaran berlangsung. Tujuan utama guru mengadakan variasi dalam kegiatan pembelajaran untuk mengurangi kebosanan siswa sehingga perhatian mereka terpusat pada pelajaran. Komponen-komponen Keterampilan Mengadakan Variasi Keterampilan mengadakan variasi terdiri dari tiga kelompok pokok, yaitu ; Variasi dalam cara/gaya mengajar guru, Variasi dalam penggunaan media dan alat pengajaran, Variasi pola interaksi dan kegiatan siswa.






4.         Ketrampilan Menjelaskan

Yang dimaksud dengan ketrampilan menjelaskan adalah penyajian informasi secara lisan yang diorganisasikan secara sistematik untuk menunjukkan adanya hubungan yang satu dengan yang lainnya. Komponen-komponen ketrampilan menjelaskan terbagi dua, yaitu :Merencanakan, hal ini mencakup penganalisaan masalah secara keseluruhan, penentuan jenis hubungan yang ada diantara unsur-unsur yang dikaitkan dengan penggunaan hukum, rumus yang sesuai dengan hubungan yang telah ditentukan. Dan penyajian suatu penjelasan, dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : kejelasan, penggunaan contoh dan ilustrasi, pemberian tekanan, dan penggunaan balikan. Pentingnya penguasaan keterampilan menjelaskan bagi guru adalah dengan penguasaan ini memungkinkan guru dapat meningkatkan efektivitas penggunaan waktu dan penyajian penjelasannya, merangsang tingkat pemahaman siswa, membantu siswa memperluas cakrawala pengetahuannya, serta mengatasi kelangkaan buku sebagai sarana dan sumber belajar. Kegiatan menjelaskan dalam kegiatan pembelajaran bertujuan untuk membantu siswa memahami berbagai konsep, hukum, prosedur, dan sebagainya secara objektif, membimbing siswa memahami pertanyaan, meningkatkan keterlibatan siswa, memberi siswa kesempatan untuk menghayati proses penalaran serta memperoleh balikan tentang pemahaman siswa.


5.         Ketrampilan Membuka Dan Menutup Pelajaran

a.         Membuka Pelajaran
Kalimat-kalimat awal yang diucapkan guru merupakan penentu keberhasilan jalannya seluruh pelajaran. Tercapainya tujuan pengajaran bergantung pada metode mengajar guru di awal pelajaran. Seluruh rencana dan persiapan sebelum mengajar dapat menjadi tidak berguna jika guru gagal dalam memperkenalkan pelajaran. Komponen-komponen dan prinsip-prinsip dalam membuka pelajaran: Hubungan dengan Kelas. Ada banyak hal yang masih memikat perhatian murid di luar ruangan kelasnya. Hal tersebut dapat membuat murid tidak memerhatikan pelajaran yang disampaikan. Untuk mengatasi hal ini, guru dapat menetapkan titik hubungan antara murid dan pelajaran yang disampaikan. Pembukaan pelajaran harus sesuai dengan minat dan kebutuhan murid. Guru juga harus dapat membangkitkan minat belajar sampai murid dapat memusatkan perhatian mereka kepada pelajaran. Pembukaan pelajaran dengan metode yang terbaik pun tidak akan ada manfaatnya jika tidak mampu membawa murid untuk memusatkan perhatian mereka. Menghubungkan Pelajaran. Hubungkan pelajaran dengan pelajaran-pelajaran sebelumnya. Setiap pelajaran baru yang diajarkan merupakan bagian dari kurikulum yang sudah ditetapkan. Pelajaran itu harus dihubungkan dengan pelajaran-pelajaran lain agar menarik perhatian murid dan menajamkan pengertian mereka terhadap rangkaian pelajaran tersebut. Dan kita dapat menyajikannya dengan lebih menarik, tetapi penuh dengan keterangan. Penyampaian pokok pelajaran harus menarik minat murid seperti halnya penyampaian pokok berita dalam sebuah surat kabar. Menguraikan Pelajaran. Setelah memperkenalkan pelajaran, guru harus mengajarkan pelajaran sesuai dengan rencana yang telah disiapkan. Mutu persiapan dapat terlihat pada waktu pengajaran itu disampaikan. Satu hal yang perlu diingat, jika tidak ada murid yang belajar dari pengajaran tersebut, itu berarti guru belum mengajarkan pelajaran itu.
b.         Menutup Pelajaran
Jangan akhiri pelajaran dengan tiba-tiba. Penutup harus dipertimbangkan dengan sebaik mungkin agar sesuai. Guru perlu merencanakan suatu penutup yang tidak tergesa-gesa dan juga dengan doa sekitar tiga sampai lima menit. Komponen-komponen dan prinsip-prinsip dalam menutup pelajaran: Merangkum Pelajaran. Sebagai penutup, hendaknya guru memberikan ringkasan dari pelajaran yang sudah disampaikan. Ringkasan pelajaran sudah tidak lagi berupa diskusi kelas atau penyampaian garis besar pelajaran, tetapi berisi ringkasan dari hal-hal yang disampaikan selama jam pelajaran dengan menekankan fakta dasar pelajaran tersebut. Menyampaikan Rencana Pelajaran Berikutnya. Waktu menutup pelajaran merupakan saat yang tepat untuk menyampaikan rencana pelajaran berikutnya. Guru dapat memberikan kilasan pelajaran untuk pertemuan berikutnya. Diharapkan hal ini dapat merangsang keinginan belajar mereka. Sebelum kelas dibubarkan, ungkapkanlah pelajaran yang akan disampaikan minggu depan dan kemukakan rencana-rencana di mana murid dapat mengambil bagian dalam pelajaran mendatang. Bangkitkan minat. Guru tentu ingin murid-muridnya kembali di pertemuan berikutnya dengan penuh semangat. Oleh karena itu, biarkan murid pulang ke rumah mereka dengan satu pertanyaan atau pernyataan yang mengesankan, yang dapat membangkitkan minat dan rasa ingin tahu mereka. Sama seperti seorang penulis yang mengakhiri sebuah bab dalam cerita bersambung, yang membuat pembaca ingin segera tahu bab berikutnya. Dengan cara yang sama, guru dapat mengakhiri pelajarannya dengan penutup yang “berklimaks” sehingga seluruh kelas menantikan pelajaran berikutnya dengan tidak sabar. Memberikan tugas. Tugas-tugas harus direncanakan dengan saksama. Perlu diingat pula sikap guru yang bersemangat dalam memberikan tugas akan mempengaruhi minat dan semangat para anggota kelas.(Benson : 80-85).

6.         Keterampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil

Diskusi kelompok adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman atau informasi, pengambilan kesimpulan, atau pemecahan masalah. Diskusi kelompok merupakan strategi yang memungkinkan siswa menguasai suatu konsep atau memecahkan suatu masalah melalui satu proses yang memberi kesempatan untuk berpikir, berinteraksi sosial, serta berlatih bersikap positif. Dengan demikian diskusi kelompok dapat meningkatkan kreativitas siswa, serta membina kemampuan berkomunikasi termasuk di dalamnya ketrampilan berbahasa.

7.         Ketrampilan Mengelola Kelas

Pengelolaan kelas adalah ketrampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar. Komponen-komponen dan prinsip-prinsip Ketrampilan mengelola kelas yaitu, prefentip adalah yang berkaitan dengan kemampuan guru dalam mengambil inisiatif dan mengendalikan pelajaran dan  represif, yaitu berkaitan dengan respons guru terhadap gangguan siswa yang berkelanjutan dengan maksud agar guru dapat mengadakan tindakan remedial untuk mengembalikan kondisi belajar yang optimal.

8.         Ketrampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perseorangan

Secara fisik bentuk pengajaran ini ialah berjumlah terbatas, yaitu berkisar antara 3 sampai 8 orang untuk kelompok kecil, dan seorang untuk perseorangan. Pengajaran kelompok kecil dan perseorangan memungkinkan guru memberikan perhatian terhadap setiap siswa serta terjadinya hubungan yang lebih akrab antara guru dan siswa dengan siswa. Format mengajar ini ditandai oleh adanya hubungan interpersonal yang lebih akrab dan sehat antara guru dengan siswa, adanya kesempatan bagi siswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan, minat, cara, dan kecepatannya, adanya bantuan dari guru, adanya keterlibatan siswa dalam merancang kegiatan belajarnya, serta adanya kesempatan bagi guru untuk memainkan berbagai peran dalam kegiatan pembelajaran. Setiap guru dapat menciptakan format pengorganisasian siswa untuk kegiatan pembelajaran kelompok kecil dan perorangan sesuai dengan tujuan, topik (materi), kebutuhan siswa, serta waktu dan fasilitas yang tersedia. Komponen-komponen dan prinsip-prinsip ketrampilan ini adalah: Ketrampilan mengadakan pendekatan secara pribadi, Ketrampilan mengorganisasi, ketrampilan membimbing dan memudahkan belajar, Ketrampilan merencanakan dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar, Keterampilan merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran.
http://search.tb.ask.com/search/AJimage.jhtml?&searchfor=FOTO+SEORANG+GURU&p2=^AW7^xdm055^S10992^id&n=780cec25&ss=sub&st=sb&ptb=B09E5003-6A4C-4F44-9D45-C1E3E8CE076F&si=YO_SAF_INTL_INDO_45&tpr=sbt&imgsize=all&safeSearch=on&imgDetail=true

kursor

Blogger Widgets

Template by:

Free Blog Templates